WellyArdhana

Membuat foto perjalanan yang menarik

Sudah bukan rahasia lagi, Raja Ampat merupakan tempat indah yang sayang sekali untuk dilewatkan. Jangan mati sebelum kesana, meski sekali sumur hidup. Begitu yang saya katakan kepada teman-teman sepulang dari sana.

Bagaimana tidak?! Bagi pencinta olahraga menyelam, disinilah tempat karang terbaik didunia hingga saat ini. Bagi pencinta pantai, banyak pulau-pulau kecil dengan pasir putih yang sangat lembut. Ditambah air laut jernih hingga kita bisa melihat ikan hias tanpa alat bantu. Bagi pencinta fotografi, hoho… ada banyak spot foto bagus yang bisa direkam keindahannya untuk dibawa pulang lewat hasil jepretan. Siapkan baterai dan memory card dengan kapasitas besar ya…
Read the rest of this entry »

Dance with my father again

By: Luther Vandross

Back when I was a child Before life removed all the innocence My father would lift me high And dance with my mother and me and then

Spin me around till I fell asleep Then up the stairs he would carry me And I knew for sure I was loved

If I could get another chance Another walk, another dance with him I’d play a song that would never, ever end How I’d love, love, love to dance with my father again

Ooh, ooh

When I and my mother would disagree To get my way I would run from her to him He’d make me laugh just to comfort me, yeah, yeah Then finally make me do just what my mama said

Later that night when I was asleep He left a dollar under my sheet Never dreamed that he Would be gone from me

If I could steal one final glance One final step, one final dance with him I’d play a song that would never, ever end ‘Cause I’d love, love, love to dance with my father again

Sometimes I’d listen outside her door And I’d hear her, mama cryin’ for him I pray for her even more than me I pray for her even more than me

I know I’m prayin’ for much too much But could You send back the only man she loved I know You don’t do it usually But Lord, she’s dyin’ to dance with my father again Every night I fall asleep And this is all I ever dream

Menghadirkan empati

Saya sering sedih ketika seseorang menganggap kegiatan memotret itu identik dengan bersenang-senang. Penuh tawa, makan minum, canda . Dan bergaul dengan cewek-cewek cantik. Tidak salah, karena mungkin seperti itulah yang mereka saksikan. Tapi fotografi bukan hanya itu.

Seperti yang dilakukan oleh kawan-kawan Foto135 di bulan puasa kemarin yang menggelar acara Photography For Charity dengan menampilkan foto-foto human interest. Tentu saja tidak ada yang cantik ataupun kemewahan, tapi foto-foto yang mampu menggugah hati lantas mampu mengucap syukur atas segala yang sudah dipunyai.

Bukan kesedihan yang diketengahkan disitu. Semangat mengarungi hidup dengan kerja keras dan peduli menjadi cerita yang menarik untuk diangkat. Sebut saja foto berjudul BANGKIT, yang menggambarkan kegigihan nenek pedagang di pasar Cihaurgeulis.

Ada lagi lelaki tua pedagang kopi keliling menenteng termos air panas di keramaian Kota Tua Jakarta yang direkam pada foto MENATAP MANTAP. Beberapa kisah perjuangan hidup lainnya direkam dengan baik dan disajikan dengan apik oleh 15 fotografer.

Tema yang diangkat dalam acara ini mendapat sambutan dari banyak kalangan. Bahkan jajaran direksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. menyempatkan hadir dan berapresiasi dengan membeli beberapa foto yang dipamerkan.

Keuntungan dari penjualan foto yang terkumpul disumbangkan kepada kaum dhuafa yang memang sangat membutuhkan. Apalagi disaat-saat special ramadhan dan lebaran seperti ini. Agar mereka juga ikut merasakan kebahagiaan seperti kita semua.

Selain itu, bagi saya pribadi, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi dan pengobat kesedihan saya diawal. Fotografi bukan hanya kesenangan, bukan pula foya-foya. Fotografi mampu menghadirkan empati bagi siapa saja.

Kalian, reminder saya Kawan

Tidak ada yang lebih indah selain masih ada kawan yang mau menegur bahkan mengirimkan doa. Hal kecil yang sangat besar efeknya.

Pada dasarnya orang memang senang jika diperhatikan, baik itu berupa sapaan, ucapan selamat, bahkan belasungkawa sekalipuan. Dengannya seseorang menjadi tidak merasa sendiri, ada yg siap membantu.

Selanjutnya, ketidaksendirian menjelma sebagai media kontrol sosial yang ampuh dan menjamin norma-norma tak tertulis di masyarakat tetap terpelihara.

Agar menjadi seperti itu, ketidaksendirian membutuhkan interaksi yang sarat dengan hukum sebab akibat. Jangan berharap orang lain menyapa jika tidak pernah melakukannya. Jangan harap dikirimi ucapan selamat jika tidak pernah mengirimkannya.

Artinya, jika banyak menerima dan jarang melakukan ini berarti saatnya berbenah. Bagaimana bisa saya dan Anda tidak melakukan hal baik ini sementara banyak kawan justru sebaliknya?

Terima kasih Kawan. Atas sapa, canda, dan ucapan yang kau berikan selama ini. Semua itu membentuk rasa lebih eksis (jiah lebay).

Teminal Ubung, Denpasar Bali

Superhero di angkasa

Terkadang, memotret menjadi suatu hal yang menakjubkan karena harus berhadapan dengan situasi yang tidak terkendali. Yap… memotret butuh kendali penuh terhadap yang object. Jika kendali tak didapat, lupakan semua teori dan harapan. Just shoot and have fun dude!

Tapi terkadang, saat kendali tak ditangan, hal yang menakjubkan tiba-tiba datang merubah situasi menjadi lebih baik. Dan kali ini saya tertolong oleh kehadiran pesawat. Of course, sebuah pesawat terbang.

Ditengah hiruk pikuk wali murid yang mengabadikan anaknya masing-masing dalam sesi foto bersama setelah pentas akhir tahun, saya hanya bisa memandangi kerumunan itu. Anak-anak yang berjajar terlalu luas, dan kerumunan kamera dan hp bahkan ipad yang berebut merekam, memaksa saya berpikir keras mencari cara terbaik mendapatkan perhatian terbaik dari anak-anak lucu didepan sana.

Dan hampir saja saya merelakannya lewat begitu saja, jika saja sebuah pesawat tidak melintas dengan suara gaduhnya. Kontan kebuntuan saya mendapat jalan keluar. Sebagian besar perhatian anak-anak ini sepakat bersatu, melupakan panggilan sayang dari orang tua masing-masing. Walau kendali bukan dalam genggaman, setidaknya saya mendapatkan hampir sebagian besar mereka di satu titik yang sama. Sang superhero diangkasa…

Bagaimana dengan Anda, siapa super hero saat kendali tak ditangan ?

Bahagiakan Dirimu

Umumnya orang mengisi hari Senin paginya dengan melakukan review pekerjaan minggu kemarin dan mengatur strategi untuk mengarungi beberapa hari kerja kedepan dengan membuat jadwal. Apa jadinya jika tiba-tiba  diwaktu yang baik itu seseorang marah-marah, cuma karena BBM yang dikirimkan semalam tidak Anda balas, misalnya ?

Apa reaksi Anda ? Silakan bagi ceritanya lewat komentar disini.

 

 

SITTI Ads