Kalian, reminder saya Kawan
Tidak ada yang lebih indah selain masih ada kawan yang mau menegur bahkan mengirimkan doa. Hal kecil yang sangat besar efeknya.
Pada dasarnya orang memang senang jika diperhatikan, baik itu berupa sapaan, ucapan selamat, bahkan belasungkawa sekalipuan. Dengannya seseorang menjadi tidak merasa sendiri, ada yg siap membantu.
Selanjutnya, ketidaksendirian menjelma sebagai media kontrol sosial yang ampuh dan menjamin norma-norma tak tertulis di masyarakat tetap terpelihara.
Agar menjadi seperti itu, ketidaksendirian membutuhkan interaksi yang sarat dengan hukum sebab akibat. Jangan berharap orang lain menyapa jika tidak pernah melakukannya. Jangan harap dikirimi ucapan selamat jika tidak pernah mengirimkannya.
Artinya, jika banyak menerima dan jarang melakukan ini berarti saatnya berbenah. Bagaimana bisa saya dan Anda tidak melakukan hal baik ini sementara banyak kawan justru sebaliknya?
Terima kasih Kawan. Atas sapa, canda, dan ucapan yang kau berikan selama ini. Semua itu membentuk rasa lebih eksis (jiah lebay).
Teminal Ubung, Denpasar Bali